Celotehku

Kenapa kok orang lain yang jauh dari agama lebih enak hidupnya?

image

Pernah liet kan seseorang yang jauh dr agama atau ada orang kafir, mereka selalu dimudahkan oleh Allah Subhana wataala dalam segi dunia. Entah itu karirnya yg lancar, jodohnya, anak, atau semua-semuanya.

Kemudian sering nya itu menjadi perbandingan pada diri kita. “kok aku yg udah taat, udah sabar gini, tapi masih disuruh nunggu lagi, sabar lagi..”,
eiitssss!!!
.
Jangan katakan Allah itu tidak adil. Allah itu Maha Maha Mahaaaaaa Adil, sahabatku..
Hanya saja, adilnya Allah itu bukan membagi rata 50:50 kepada seluruh manusia. Tidak.. Adilnya Allah itu lebih indah daripada adil yang kita duga. Allah itu membagikan segala sesuatu bagi hamba-Nya sesuai dengan porsinya.

Nah kembali lagi ke masalah perbandingan itu,
Yuk kita buka sama-sama surah al-an’am ayat 44,

Boleh jadi harta dan kemudahan yang mereka punya itu adalah awal dari ujian yang Allah berikan kepada mereka. Dan seketika mereka berada di puncaknya, mereka melupakan siapa pencipta mereka selama ini, siapa pemberi rizki mereka selama ini, saat itulah Allah uji mereka. Allah cabut semua kesenangan itu hingga mereka terdiam tiba2.

Tapi bukan tugas kita loh ya menanti mereka untuk diuji Allah. Bukan itu intinya.
Tugas kita ya bersyukur, boleh jadi dengan kesederhanaan kita, dengan kesabaran kita, Allah lebih ridho kepada kita.
Ada seorang tabi’in yang paling terbaik di masa salafush salih yang bernama Uwais Al Qarni.
Beliau tidak memiliki apa2, serba keterbatasan. Tapi kebersihan hatinya, kemuliaan akhlaknya dalam memuliakan ibunya dan kesederhanaannya, membuat namanya tidak dikenal manusia, tapi dikenal di seluruh penghuni surga, masya Allah
.
Jadi, masihkah kita mengukur bahwa standart kasih sayang Allah adalah harta?
Renungkan kembali :):)☺☺☺😁😁😁

9 tanggapan untuk “Kenapa kok orang lain yang jauh dari agama lebih enak hidupnya?

  1. Itu cuma asumsi kita saja mengganggap hidup orang itu lebih indah…
    Ya memang rumput tetangga terlihat lebih hijau..
    Tapi kita gak pernah tau rasa dari rumput itu..
    Bisa jadi yang kita anggap hidupnya bahagia, pikirannya selalu kemana mana, dan selalu terbebani…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s